Sedikit berbagi cerita pengalaman hidup π, yang ada pada daerah pelosok.
Sebuah keluarga tinggal di desa yang cukup jauh dari keramaian, iya karena di desa itu keluarga yang tinggal masih sedikit dan mereka lebih banyak menghabiskan waktu di ladang masing-masing. Antara satu rumah ke rumah lain sekitar 20 -30 meter bahkan lebih, dan jarak ke desa tetangga juga hampir 2 kilometer. Keluarga yang tinggal di sini dan menetap biasanya hanya akan terlihat ramai saat ada acara tertentu saja seperti acara keagamaan, persis seperti yang sedang berlangsung saat ini. kami yang beragama islam biasanya akan memperingati hari-hari besar umat islam dengan lebih meriah dari pada acara lainnya. Seperti acara maulid Nabi kali ini, di adakan dengan meriah dengan bacaan Al-Quran, lantunan shalawat, mendengarkan ceramah ustad serta doa bersama dan yang paling membuat para anak-anak bersemangat makan nasi bungkus yang kami bawa dari rumah. Nasi dikumpulkan lalu nanti saat acara berakhir setiap orang mengambil bungkusan nasi secara acak. Ini bagian yang paling mendebarkan menurut ku, bagaimana tidak tadi di rumah emak memasak sambal balado telur bulat. Dan taraa!... Telur balado dadar, hahaha....Jangan kaget kalau yang kita dapati saat membuka bungkus nasi tidak sesuai harapan tapi ini masih bagus dapat telur dengan bentuk dan sedikit rasa yang beda. Kalau yang kita dapat sayur oncom itu musibah!... Maaf jangan marah dulu para penggemar oncom, oke oke tidak semua tidak suka oncom tapi ya memang ada teman di samping si oncom ada si masπ, maksud saya ikan mas, ya dan masih banyak macam lagi tapi kali ini saya cuma di kasih satu macam saja. Di sini cuaca saat siang hari sangat terik padahal dikelilingi kebun tapi saat malam, dingin serasa sangat menggigit. Rasanya selimut dua lapis pun kurang juga mengahalau dingin. Jangan tanyakan nyamuk, tapi tenang kelambu lebih efektif menghalau nyamuk asal tidak tersingkap atau bolong kalau tidak sudah tamat riwayat kita sama saja memberi mereka makan sepuasnya yang berakibat kita tidak bisa tidur dan yang paling parah kena DBD.
Komentar
Posting Komentar